Pengertian Kurikulum Pendidikan – Kata kurikulum pasti saja telah tak asing ulang bersama mereka yang waktu ini berprofesi di dalam bidang pendidikan.
Mungkin juga berasal dari mereka yang bukan tenaga kerja pendidik mengetahui kurikulum berasal dari berbgai tempat yang ada.
Kurikulum yang terhadap awalnya merupakan arti yang diambil alih di dalam bidang olahraga yaitu jarak yang perlu ditempuh oleh pelari.
Setelah di hubugkan terhadap dunia pendidikan punya arti mata pelajaran yang perlu diselesaikan oleh peserta didik.

Berbaai definisi atau pengertian yang banyak diungkapkan oleh para ahli selama ini telah mengalami kesimpang siuran pengertian mana yang seharusnya dijadikan pedoman.
Salah satunya ialah Ronald C Doll ia menngungkapkan bahwa kurikulum merupakan sistem yang bersifat formal maupun nonformal untuk mengantarkan peserta didik meraih pengetahuan. Sehingga di dalam sistem berikut peserta didik mengalami perkembangan bersifat ketrampilan, perubahan tingkah laku, apresiasi, dan nilai-nilai di bawah instansi pendidikan.

Sedangkan J Galen, William M Alexandre, dan Arthur J Lewis menyimpulkan bahwa kurukulum merupakan suatu perencanaan yang telah dirancang untuk melakukan perbaikan pembelajaran peserta didik.
Arti lain kurikulum ialah semua pengalaman yang diberikan instansi pendidikan kepada peserta didik. Hal ini termasuk tehnis yang diatur di dalam lingkungan pendidikan, yang dinilai mendukung kelulusan peserta didik secara optimal. Contohnya, baju seragam, penyediaan laboratorium, hingga penerapan penghargaan dan sanksi.

Standart kompetensi yang dijadikan syarat kelulusan peserta didik pasti saja punya obyek tertentu.
Salah satunya ialah obyek kurikuler. Tujuan kurikuler merupakan obyek yang perlu dicapai oleh peserta didik terhadap masing-masing bidang studi.
Tujuan kurikuler terhadap dasranya merupakan obyek berasal dari instansi pendidikan. Dengan demikianlah tiap-tiap obyek kurikuler haruslah punya anjuran yang positif.
Peraturan Perintah No. 9 tahun 2005 mengenai standarisasi nasional pasal 6 bahwa jenjang pendidikan umum, kejuruan,dan spesifik terhadap jenjang pendidikan menengah terdiri atas:

1. Kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia.
2. Kelompok mata pelajaran kewarganegaraan dan keprinabian.
3. Kelompok mata pelajaran pengetahuan pengetahuan dan teknologi.
4. Kelompok mata pelajaran estetika.
5. Kelompok mata pelajaran jasmani,olahraga dan kebugaran