Hasil gambar untuk Tips Mengolah Daging Agar Empuk dan Enak

Mengolah daging sapi dan kambing memang sulit-sulit mudah, terlebih bagi ibu rumah tangga yang tak tiap hari mengolah daging dalam jumlah besar. Senior Chef dari The Westin Resort Jakarta, Arcad Fadillah berbagi sebagian kiat mengolah daging secara handbook, yang dapat dilaksanakan di rumah, tak memerlukan alat-alat khusus pengolah daging.

1. Pilih Posisi Atas Sapi atau Kambing Menciptakan kuliner daging sapi maupun kambing yang bermutu diawali dari pemilihan dagingnya. Manurut Arcad, posisi daging sapi terbagi dua, komponen atas lebih rileks dan komponen bawah binatang lebih berotot dan keras untuk dimasak Karenanya pilihlah komponen punuk, bokong atas, bahu maupun dekat leher atas dari sapi dan kambing. Memilih daging dari member gerak telah dipastikan akan lebih keras dan berotot.

Baca juga : Produsen Slondok Magelang

2. Sesudah Dipotong Jangan Dicuci Jangan cuci daging dengan air sesudah dipotong, sedangkan dengan temperatur normal. Sebab mencuci daging sebelum dimasak akan menurunkan kwalitas daging, membuatnya kaku dan kerut. \”Aku ngejelasinnya agak sulit, gini tangan kita saja apabila direndam atau mandi dapat mengkerut kan, ada perubahan di kulit kita. Sebetulnya di daging juga gitu. Selain kita berharap makai cepet, jadi sesudah dicuci lantas dimasak, nggak ada sela,\” kata Arcad Fadillah. Untuk menyiasatinya Anda dapat menggantung daging untuk menurunkan darahnya, atau segera merebus daging untuk kemudian air dekilnya diganti dengan air rebusan baru sembari membikin kaldu.

3. Pakai Teknik Pelemas Otot Daging Banyak metode untuk melemaskan otot-otot daging sapi atau kambing sesudah dipotong. Seperti membungkusnya dengan daun pepaya untuk kemudian didiamkan cukup lama. Atau yang lebih kencang menerapkan jus nanas.
\”Dilapisi nanas yang telah di-blender itu lebih kencang merilekskan daging. Nanti apabila berharap dimasak nanasnya dapat dibersihkan dahulu, via air rebusan,\” kata Arcad.

4. Iris Pantas dengan Jalanan Uratnya Salah satu trik tradisional yang banyak diterapkan pedagang sate kambing di Jawa yaitu mengiris daging pantas jalanan uratnya. Sehingga lapisan daging akan terasa empuk, dan rapi penumpukan lapisannya.